Ingin Bisnis Jamur Krispi? Cobalah Budidaya Jamur Sendiri

Ditengah banyaknya bisnis jamur krispi, tentu membudidayakan jamur bisa menjadi peluang yang sangat menjanjikan bagi anda. Anda juga bisa menjual hasil budidaya jamur kepada para pebisnis jamur krispi atau mengolahnya kembali  menjadi berbagai jenis olahan makanan.

Cara budidaya jamur ini pun juga tidak terlalu sulit, kali ini kami akan mengajak anda untuk mengintip bagaimana sih cara budidaya jamur yang tepat itu? Selain sangat baik untuk keuangan anda. Budidaya jamur juga sangat dinanti oleh para pebisnis jamur tiram, dengan ini mereka tidak akan takut kehabisan bahan baku pembuatan jamur tiram.

Persiapan Penanaman

bisnis jamur krispiSebelum anda memulai budidaya ini tentu harus ada beberapa persiapan seperti rumah untuk baglog, rak baglog, bibit, serta beberapa pelengkap peralatan yang dibutuhkan. Untuk bibit sebaiknya anda menggunakan bibit yang sudah tersertifikat resmi yang bisa anda beli dinas pertanian. Sedangkan untuk media untuk menanam adalah serbuk kayu yang memiliki tekstur keras seperti kayu mahoni, kayu kapung, dan kayu sengon.

Namun jika anda kesulitan menemukan hal tersebut, anda bisa menggantinya dengan media lain seperti ampas kopi, ampas teh, ampas tebu, atau ampas kertas. Selain itu anda bisa menambah dengan bekatul untuk kandungan kalori yang dibutuhkan jamur.

Namun sebelum media penanaman digunakan sebaiknya sterilkan bahan tersebut didalam oven dengan tingkat kepanasan 100 derajat celcius selama 6 sampai 8 jam. Sedangkan untuk proses sterilisasi baglog bisa menggunakan autoclave(pemanas) pada suhu 121 derajat celcius dalam 15 menit.

Penanaman Dan Pemeliharaan

Sebelum anda menanam jamur, sebaiknya perhatikan terlebih dahulu kebersihan dari lingkungan sekitarnya, tempat yang akan digunakan bisa dibersihkan dengan menggunakan sapu, sedangkan untuk bagian lantai dan dinding anda harus membersihkannya menggunakan disinfektan.

Sedangkan untuk pemeliharaannya yang perlu anda perhatikan adalah suhu serta kelembaban ruangan agar selalu pada kondisi yang pas. Pada saat cuaca sedang dalam keadaan kering, seperti berangin atau panas tentu ini akan sangat mempengaruhi suhu sehingga air yang ada pada kambung akan cepat hilang.

Jika seperti ini anda bisa meningkatkan frekuensi penyiraman agar menjadi lebih baik, namun jika terlalu lembab jamur juga tidak bisa tumbuh dengan baik.

Selain itu, anda juga harus melihat beberapa hama penyakit yang sering menyerang tanaman jamur, perlu anda ketahui bahwa serangan hama ini sangat berkaitan dengan kondisi lingkungan sekitar. Sedangkan untuk jenis-jenis hama seperti ulat, semut, kleket, laba-laba, dan tumbuhan lainnya.

Bukankah budidaya jamur itu tidak sulit? Hasil dari panen jamur ini bisa anda jual kepada mereka pelaku bisnis jamur krispi, atau anda sendiri bisa mengolahnya menjadi jenis olahan lainya. Ditengah banyaknya orang yang menyukai makanan ringan olahan dari jamur, salah satunya jamur krispi, bisnis jamur krispi memang terus mengalami peningkatan. Hal ini bisa kita lihat dari banyaknya orang yang membeli paket usaha franchise bisnis jamur krispi.

Keuangan anda aman, dan mereka pebisnis jamur krispi juga tidak kebingungan. Nah, semoga informasi seputar bisnis jamur krispi dalam artikel ini bisa menambah wawasan anda dalam memilih bisnis yang akan anda rintis.