cara bisnis jamur tiram

Mencoba Budidaya Bisnis Jamur Yang Menjanjikan

Dengan banyaknya para penjual jajanan jamur crispy tentunya akan banyak juga orang yang membutuhkan jamur tiram sebagai bahan bakunya. Sehingga anda bisa memanfaatkan kondisi tersebut untuk membudidayakan jamur tiram yang akan ditawarkan kepada para penjual jamur crispy. Menjalankan bisnis jamur ini anda harus sabar dan telaten karena juga harus mengurus upaya budidaya dan memahaminya dengan baik.

Melakukan Budidaya Bisnis Jamur Dengn Benar

Melakukan budidaya jamur untuk menjadikannya sebagai bisnis jamur yang menjanjikan sebuah keuntungan maksimal memang terlihat sebagai kegiatan yang mudah dilakukan, tetapi ada beberapa hal yang harus diperhatikan untuk menghasilkan jamur yang sesuai keinginan para penjual jamur crispy tersebut. Sehingga mereka sebagai pelanggan akan memberikan kepercayaan secara maksimal pada upaya budidaya jamur yang anda kembangkan.

Berikut ada beberapa hal yang perlu anda perhatikan dalam mengembangkan bisnis jamur sehingga dapat menghasilkan jamur berkualitas.

Persiapan nutrisi melalui media tanamnya

Media tanam yang bisa anda gunakan dengan mudah adalah serbuk gergaji, ampas teh atau kopi. Tetapi nutrisi terbaik tetaplah serbuk gergaji, namun anda harus memastikan media tersebut sudan steril agar dapat memaksimalkan proses pertumbuhan pada jamur itu sendiri

Pendinginan dan penanaman

Setelah media tanam dilakukan sterilisasi maka harus didinginkan terlebih dahulu sebekum dilakukan penanaman. Kemudian sebelum melakukan penanaman hal yang paling penting adalah sterilitas. Semua peralatan dan lingkungan sekitarnya harua dipastikan sudah dalam keadaan steril. Selain itu suhu juga harus diperhatikan agar tetap berada dalam kisaran 23-28 derajat celcius dengan suhu maksimum 25 derajat

Pahami mengenai hama dan penyakit jamur tiram

Ada beberapa jenis hama dan penyakit yang menyerang jamur tiram sehingga anda perlu memahami jenis dan bagaimana cara mengendalikannya. Sehingga jamur yang anda budidayakan tidak akan mengalami masalah apapun dalam perkembangannya hingga dijual ke pasaran. Pemahaman akan pengendalian vektor tidak hanya pada caranya saja tetapi juga takaran agar tidak membahayakan untuk tanaman jamur teraebut

Proses panen jamur tiram

bisnis jamurBiasaya jamur tiram sudah bisa dipanen pada usia 40 hari karena ukurannya juga sudah memenuhi kebutuhan pasar. Kemudian setelah dilakukan proses panen maka langkah selanjutnya adalah proses pencucian untuk menghilangkan adanya pestisida yang mungkin digunakan pada saat proses penanaman

Anda harus belajar mengikuti prosedur pembudidayaan jamur tiram yang sudah disesuaikan dengan kebutuhan jamur itu sendiri. Sehingga akan lebih memuaskan jika sudah sesuai semua keperluannya. Dengan begitu keuntungan lainnya  adalah kesesuaian antara kualitas dan bentuk jamur dengan keinginan pasar yang akan membeli jamur tiram tersebut. Sudah tentu kualitas adalah sesuatu yang sangat dibutuhkan dalam hal ini, maka anda tidak boleh mengabaikan berbagai upaya dalam bisnis jamur untuk mendapatkan keuntungan maksimal.

Teknik Dan Cara Bisnis Jamur Tiram Dengan Membudidayakannya Sendiri

Dewasa ini prospek usaha yang paling menjanjikan yakni dengan cara bisnis jamur tiram. Salah satu cara bisnis jamur tiram yakni dengan membudidayakannya sendiri. Hal ini dikarenakan permintaan pasar selalu mengalami peningkatan setiap harinya, dan berbanding terbalik dengan pelaku budidayanya yang masih sedikit.

Jamur tiram memiliki nama latin yakni Pleurotus ostreatus dan masih termasuk dalam kelompok Basidiomycota. Sedangkan nama tiram disematkan kepadanya sebab bentuk tajuknya seperti kulit tiram. Biasanya tanaman tersebut akan tumbuh subur di daerah pegunungan atau tempat-tempat sejuk.

Di bawah ini akan kami jelaskan bagaimana cara bisnis jamur tiram dengan membudidayakannya. Adapun teknik-tekniknya sebagaimana berikut ini:

  • Mengetahui terlebih dahulu apa saja jenis jamur tiram yang bisa dibudidayakan

Mengenal apa saja jenis-jenisnya merupakan teknik pertama dari cara bisnis jamur tiram ini. Berikut ada beberapa macam jamur tiram yang dapat dibudidayakan yakni pleurotus ostreatus, pleurotus floridae, pleurotus citrinopileatus, pleurotus cystidious, pleurotus djamor, pleurotus eryngii, pleurotus pulmonarius, pleurotus euosmus, pleurotus flabellatus, pleurotus sajor-caju.

  • Mempersiapkan lumbung atau rumah baglog

cara bisnis jamurCara bisnis jamur tiram yang kedua terkait teknik budidayanya ialah mempersiapkan kumblung atau rumah baglog terlebih dahulu sebelum membeli bibitnya. Sedangkan di dalam lumbung berisi rak-rak bertingkat untuk meletakkan baglog dan menumbuhkan jamur. Para pelaku budidaya jamur ini sering membuat lumbung berbahan dasar bambu atau kayu, dindingnya terbuat dari gedek atau papan, bagian atasnya beratap genteng atau sirap, dan bagian alasnya masih berupa tanah (tidak diplester) supaya kelembapan udaranya tetap terjaga. Sebelum menaruh baglog ke lumbung, sebaiknya bersihkan tempat itu terlebih dahulu, lakukan pengapuran dan semprot dengan fungisida lalu diamkan selama 2 hari, setelah baunya hilang barulah masukkan baglog ke lumbung.

  • Menyiapkan baglog

Teknik budidaya tentang cara bisnis jamur tiram selanjutnya ialah dengan menyiapkan baglog. Baglog merupaka sebutan dari media tanam guna meletakkan bibit jamur tiram. Bahan untuk membuat baglog adalah serbuk kayu sebanyak 80%, bekatul sebanyak 10-15%, kapur CaCo3 sebanyak 3%, dan air kurang lebih sebanyak 40-60%. Campurkan semua bahan tadi lalu tambahkan air sekitar 60%, aduk hingga semua tercampur rata. Agar dapat mengetahui baglog tersebut telah tercampur rata atau belum, Anda bisa mengujinya dengan memegangnya. Saat Anda pegang tidak keluar air dan bila dilepaskan tidak pecah, artinya baglog tersebut siap untuk digunakan. Bungkus baglog menggunakan plastik jenis polipropilen, padatkan hingga membentuk seperti botol, dan di bagian atas berilah ring, disumbat dengan kapas, kemudian dipasang penutup.

  • Merawat baglog

Langkah awal merawat baglog yakni dengan cara membuka cincin dan penutup baglog, lalu masukkan 3 sendok bibit jamur tiram yang sebelumnya setiap gerakan sendok dipanaskan terlebih dahulu menggunakan lampu spirtus. Diamkan selama 5 hari, jangan lupa untuk melakukan penyiraman setiap hari. Langkah kedua ialah memotong ujung baglog guna memberikan ruang guna pertumbuhannya, diamkan selama 3 hari tanpa disiram dan hanya latainya saja yang disiram. Berikutnya yakni melakukan penyiraman menggunakan sprayer agar membentuk kabut bukan tetesan. Jagalah suhunya dikisaran 16-24oC melalui penyiramansebanyak 2-3 kali sehari.

  • Memanen jamur tiram

Jika baglog yang digunakan permukaannya ditutup secara sempurna mengenakan miselium, dalam jangka waktu 1-2 minggu sejak pembukaan tutup botol baglog, jamur tiram pun sudah bisa dipanen. Jamur tiram yang dipanen biasanya telah membesar dan mekar.

Berdasarkan uraian di atas, sekarang kita tahu apa saja teknik dan cara bisnis jamur tiram dengan membudidayakannya sendiri. Jika Anda mau, Anda bisa memanfaatkan peluang usaha tersebut serta melakukan budidaya jamur tiram di rumah.

Bisnis Jamur Tiram dengan Modal Kecil dan Pemeliharaan Mudah

Banyak orang yang berharap ingin memiliki usaha yang maju dan beromzet tinggi. Usaha yang banyak disebut-sebut sebagai usaha yang menggiurkan saat ini adalah jamur tiram. Tidak banyak orang yang berhasil menekuni budidaya jamur tiram ini. Oleh karena itu bisnis jamur tiram yang mereka dambakan bisa saja mengalalami kegagalan. Sebenarnya ini bisa dikarenakan faktor teknik pelestarian yang kurang benar. Bagaimana pun untuk mendapat hasil maksimal dalam usaha jamur ini diperlukan lingkungan yang bersih dan perawatan yang konsisten.

Bisnis Jamur Tiram Modal Kecil

bisnis jamur tiramBagi anda yang memiliki niat untuk mencoba bisnis jamur tiram yang satu ini tidak usah terlalu khawatir akan modal yang dikeluarkan. Kebanyakan kita berfikir bahwa usaha jamur membutuhkan modal yang sangat besar. Namun faktanya, usaha ini sangatlah murah bahkan dalam mengembangkannya dapat dilakukan secara bertahap. Kita tidak perlu terlalu terobsesi ingin bermodal besar-besaran pada awal budidayanya, sebaiknya cobalah sedikit terlebih dahulu untuk mengetahui tingkat keberhasilan dan kecocokan usaha ini dengan anda. Jika sudah berhasil, maka anda dapat mencicil dalam mengembangkannya sehingga modal yang besar akan terasa lebih ringan.

Ciri khas dari jamur tiram sendiri yaitu memiliki warna putih dengan memiliki tajuk seperti kulit tiram. Jamur ini tumbuh pada batang kayu sehingga daahul mudah ditemui diladang atau hutan. Apalagi pada kayu yang sudah lapuk, jmur ini lebih mudah ditemui. Inilah yang kemudian menjadikan inspirasi dalam budidaya jamur tiram sendiri.

Mengembangkan Bisnis Jamur Tiram dengan Cara Efektif

Dalam memulai bisnis jamur tiram tersebut, hal yang perlu diperhatikan adalah cara efektif dalam budidayanya. Untuk itu kita perlu menerapkan beberapa hal di bawah ini.

  • Persiapan Penanaman

Hal pertama yang harus dilakukan dalam penanaman jamur tiram adalah mempersiapkan lahan tanaman, bibit jamur tiram, serta peralatan yang diperlukan untuk penanamannya. Hal ini sangat penting pemenuhannya untuk menunjang keberhasilan budidaya jamur anda. Peralatan yang dibutuhkan seperti alat pembersih baglog, wadah untuk panen, dan lain sebagainya. persiap penanaman yang harus dilakukan terlebih dahulu adalah strerilisasi baglog dan jamurnya.

  • Penanaman dan Pemeliharaan

Dalam proses penanaman yang perlu diperhatikan adalah kebersihan dari lingkungan penanaman itu sendiri. Usahakan kandang dan jamur dalam keadaan bersih, karena akan sangat mempengaruhi tumbuh kembang dari jamur itu sendiri. Pemeliharaan yang dilakukan adalah perhatian terhadap suhu di dalam baglog. Diwaktu musim panas, suhu udara pada baglog juga akan panas sebaiknya lakukan penyiraman yang lbih sering dari biasanya.

  • Pengendalian Hama Penyakit

Pengendalian hama penyakit ini juga sangat menentukan tingkat keberhasilan budidaya jamur ini sendiri. Hama bisa timbul akibat kebersihan kandang yang kurang baik, suhu yang tidak cocok, atau bahkan timbulnya jamur lain. Maka kita perlu meningkatkan kewaspadaan terhadap hama ini untuk menunjang keberhasilan bisnis jamur tiram kita.

  • Panen Jamur

Jika anda melakukan semua teknik di atas dengan benar, tentu anda akan mendapat keberhasilan dengan memperoleh keuntungan berupa panen jamur. Biasanya panen akan didapatkan setelah 40 hari penanaman atau setelah tubuh jamur tampak berkembang.

Itulah tadi beberapa hal yang perlu dipertimbangkan saat anda mulai melakukan bisnis jamur tiram di rumah anda. Sebaiknya terapkan teknik dan cara yang efektif untuk menunjang keberhasilan bisnis anda. Silahkan menerapkan usah ini sekarang juga, dan terus melakukan inovasi dalam memulai usaha. Selamat mencoba!