Analisa Usaha Jamur Tiram Serta Potensi Bisnis Ini Di Masa Depan

Seperti yang kita ketahui merintis bisnis yang berkaitan dengan pangan akan selalu layak untuk dicoba karena peluangnya yang cukup besar termasuk usaha jamur tiram. Keunggulan lain dalam menjalankan jenis usaha ini adalah cukup mudah dikerjakan bahkan oleh seorang pemula, serta tak membutuhkan banyak waktu. Usaha yang masuk dalam kategori agrobisnis ini juga cukup layak dipertimbangkan karena dalam analisa usaha jamur tiram yang meliputi beberapa varibel yaitu biaya investasi, biaya operasional pada tiap-tiap periode budidaya, perhitungan keuntungan, dan penerimaan menunjukkan hasil perhitungan yang berprospek cukup baik. Inilah perhitungannya yang paling sederhana bagi Anda.

Analisa usaha jamur tiram yang paling sederhana

Berikut ini adalah bentuk paling sederhana dalam analisa usaha jamur tiram yang bisa menjadi referensi bagus bagi Anda dalam memulai usaha ini.

  1. Biaya investasi
  2. Baglog     : 1000 buah baglog X Rp. 3500,-         Rp. 3.500.000,-
  3. Sewa lahan     : kandang berukuran 5 m X 5m (4-5 bulan)    Rp. 1.000.000,-
  4. Penyusutan peralatan : air, listrik, dan lain-lain             Rp. 1.000.000,-
  5. Ongkos tenaga kerja : Rp. 250.000 X 4 bulan                Rp. 1.000.000,-
  6. Modal lain-lain :                        Rp.    500.000,-

Jumlah                :                        Rp. 7.000.000,-

Bunga modal            : 1.0% X 4 bulan X Rp. 7.000.000,-        Rp. 280.000,-

Total                 :                        Rp. 7.280.000,-

Prediksi yang terjadi di lapangan adalah sebagai berikut:

  1. 1 baglog dengan berat 1.5 atau 1.7 kg pada umumnya akan menghasilkan jamur tiram sejumlah 0.5 kg hingga 0.7 kg. Prediksi paling rendah yang diambil adalah 1.5 kg.
  2. Harga jamur segar di pasaran adalah sekitar Rp. 20.000,-
  3. Masa pemeliharaan jamur tiram adalah sekitar 4 atau 5 bulan.
  1. Prediksi pendapatan

Diperkirakan dari 1000 buah baglog yang kita miliki, terjadi kegagalan sebanyak 5%, jadi jumlah baglog yang tersisa adalah 950 buah.

Prediksi hasil panen adalah:    (hasil panen jamur tiram X jumlah baglog) X Rp. 20.000/kg

=    (0.5 kg/log X 950 log) X Rp. 20.000,-/kg

=    475 kg X Rp. 20.000,-/kg

=    Rp. 9.500.000,-

Dengan demikian total keuntungan bersih yang berpotensi Anda raih pada analisa usaha jamur tiram ini adalah Rp. 9.500.000 – Rp. 7.280.000 = Rp 2.220.000,-

analisa usaha jamur tiramDari perhitungan sederhana di atas tentang analisa usaha jamur tiram ini tentu Anda bisa menyimpulkan bahwa kelayakan usaha ini sangatlah berpotensi. Di sini pengusaha bisa memperoleh keuntungan berlipat ganda pada periode budidaya yang ke sepuluh. Untuk biaya investasi yang diuraikan di atas juga masih dapat ditekan dengan beberapa point berikut ini, yaitu lahan tak perlu menyewa, peralatan yang dibutuhkan adalah milik sendiri dan masih cukup memadai, tak perlu membayar gaji pegawai karena dikerjakan sendiri dengan anggota keluarga bergotong-royong membantu, pengeluaran untuk bunga pinjaman bisa dihilangkan bila menggunakan modal sendiri, dan dapat meminimalkan kegagalan baglog jamur tiram.

Nah, semoga bisa menjadi referensi yang bermanfaat bagi Anda.